Pergi
Januari 2020
09:39
Semilir angin terus menemani
Dari tadi sudah kulalui jalan yang belum pernah kulalui sebelumnya
Riuh suara anak kecil menemani
Gemuruhpun ikut menemani
Perlahan ia mulai mengeluarkan suaranya
Tanda hujan sebentar lagi turun
Kupercepat langkah kakiku
Tas ransel dipundakku menambah beban yang ada di otakku
Sepatu kets abu abu kesukaanku tak lupa kukenakan
Kacamata minus yang selalu kukenakan
Selalu menemani setiap perjalanan
Ucapannya waktu itu terus menghujam benakku
Sambil berlari kecil
Kulewati lorong lorong menakutkan itu
Gelap..
Sunyi..
Sepi..
Senyap..
Ketakutanku begitu menggebu
Batinku seolah tak merasakan sakit lagi
Butiran kristal itu tak mampu lagi kutahan
Kubiarkan ia berjatuhan
Alangkah pedihnya rasaku ini tuhan
Adakah yang lebih pedih dari ini ?
Dikala motivasi tak menolongku
Ucapan manis tak menyembuhkanku
Inilah jalan yang kupilih
Aku pergi..
#menulisharikeduapuluhdua
#bloggermuslimah
#tantanganmenulissetiaphari
#muslimahuntukbangsaindonesia
#salamliterasi
09:39
![]() |
| Lorong sepi |
Semilir angin terus menemani
Dari tadi sudah kulalui jalan yang belum pernah kulalui sebelumnya
Riuh suara anak kecil menemani
Gemuruhpun ikut menemani
Perlahan ia mulai mengeluarkan suaranya
Tanda hujan sebentar lagi turun
Kupercepat langkah kakiku
Tas ransel dipundakku menambah beban yang ada di otakku
Sepatu kets abu abu kesukaanku tak lupa kukenakan
Kacamata minus yang selalu kukenakan
Selalu menemani setiap perjalanan
Ucapannya waktu itu terus menghujam benakku
Sambil berlari kecil
Kulewati lorong lorong menakutkan itu
Gelap..
Sunyi..
Sepi..
Senyap..
Ketakutanku begitu menggebu
Batinku seolah tak merasakan sakit lagi
Butiran kristal itu tak mampu lagi kutahan
Kubiarkan ia berjatuhan
Alangkah pedihnya rasaku ini tuhan
Adakah yang lebih pedih dari ini ?
Dikala motivasi tak menolongku
Ucapan manis tak menyembuhkanku
Inilah jalan yang kupilih
Aku pergi..
#menulisharikeduapuluhdua
#bloggermuslimah
#tantanganmenulissetiaphari
#muslimahuntukbangsaindonesia
#salamliterasi



Komentar