Penulis itu







Deburan ombak 
Riuh suaranya seakan menjadi teman
Menghayati kenyataan dilema kehidupan
Lalu lalang penjual minuman menjadi pemandangan 
Terduduk sendiri ditepi pantai
Tas ransel yang selalu setia dipundak
Kacamata yang tak boleh lupa dikenakan akibat mata minus yang diderita sejak kecil
Gamis abu muda yang dipadankan dengan hijab maroon 
Semakin menambah selera angin untuk menerpanya
Oh tidak 
Badannya terlalu berat, tak mungkin ia bisa diterpa angin
Hanya hijab dan ujung gamisnya saja
Matanya nanar menatap sekeliling
Sesekali melihat layar handphone
Siapa yang ditunggu untuk menghubunginya ?
Entahlah, aku tidak terlalu mengenal dirinya
Yang kutahu hanya satu kata tentangnya
"Tertutup"


Waktu berjalan begitu cepat
Langit menampakkan sisi sorenya
Senja akan segera tiba
Mungkin ini yang ditunggu penulis itu
Dia butuh inspirasi dari senja
Senja yang datang tak begitu lama
Namun memancarkan keindahan yang nyata
Perpaduan warna yang dipancarkan meninggalkan bekas direlung jiwa
Terkadang senja menjadi teman 
Hadirnya membawa inspirasi baru
Bosan tak pernah menghampiri ketika mereka bertemu



#menulisharikeduapuluhempat
#bloggermuslimah
#tantanganmenulissetiaphari
#muslimahuntukbangsaindonesia
#salamliterasi

Komentar

www.retisuryani mengatakan…
Waktu memang terus berjalan. Jangan dikira tidak banyak rintangan yang dihadapi dalam dunia tulisan, banyak sekali cobaanya untuk itu kamu harus sabar dan harus bisa melewati nya
Reason mengatakan…
Bicara soal waktu kadang bikin sedih, seketika semangat mnlis begitu membara dan ketika mager datang menghampiri dan diri tak kuasa melawan akhirny nggak deadline di hari itu. Uwuwuwuwu
kartika widya sari mengatakan…
Semngat terus menulisnya, insyaAllah bisa menjadi jariyah ;)
Silviafajar mengatakan…
Menjadi penulis itu susah susah mudah ya mbak
Kadang bosan tapi saat melihat hal yang menarik inspirasi dalam bentuk tulisan itu datang dengan sendirinya

Postingan Populer