UAS Manajemen Perubahan
UAS MANAJEMEN PERUBAHAN ( pembuatan artikel )
Bengkel Las Karya Mandiri
pemilik Deki Pirnando
Foto pemilik Bengkel Las Karya Mandiri
Di zaman yang serba canggih seperti sekarang ini, sangat banyak kita jumpai usaha-usaha diberbagai bidang contohnya jasa Travel antar kota bahkan provinsi, Hotel, Makanan, dan masih banyak usaha lainnya. Disini saya mengambil Usaha dibidang Jasa yaitu Jasa pembuatan barang-barang yang bahan dasarnya adalah besi. Contoh barangnya yaitu: ranjang, kursi, rolling, meja dan berbagai benda lainnya. Usaha ini adalah milik dari abang kandung saya sendiri. Beliau adalah tamatan dari SMK di salah satu kabupaten yang ada di Provinsi Bengkulu. Pria kelahiran Lubuk Linggau pada 11 agustus tahun 1997 ini mengambil jurusan Teknik Mesin Las, tamat pertengahan tahun 2017 lalu dari SMKN 1 CURUP. Jurusan yang dipilihnya ia tekuni dengan baik, sehingga ketika tamat dari sekolah ia mempunyai skill yang tidak diragukan lagi, namun kata kakak saya bahwa diatas langit masih ada langit jadi ilmu yang ia miliki harus diasah terus menerus dan nia masih ahrus banyak belajar dari pengusaha bengkel las lainnya untuk memperdalam ilmu yang ia miliki saat ini. Bengkel ini beralamatkan di Jl. Ahmad Mardzuki kelurahan Timbul Rejo Gang Medang No 072 Curup kabupaten Rejang Lebong Provinsi Bengkulu.
Harga yang ditawarkan dalam pembuatan trali dan yang lainnya beraneka ragam tergantung dari jenis besi yang digunakan dan tingkat kesulitan dalam pembuatan tralitersebut. Ditengah bencana Covid ini, walaupun tergolong sangat baru.. alhamdulillah bengkel ini masih ramai pesananan dengan berbagai macam jenis barang yang sangat menarik tentunya. Untuk trali ukuran rumah BTN beliau mematok dengan harga per item yaitu Rp. 150,0000, untuk Ranjang besi ukuran kecil seharga Rp. 2.500.000, pagar untuk 1 buah rumah ukuran sedang dengan model minimalis seharga Rp. 4.000.000 sampai dengan 8.000.000 tergantung jenis besi yang digunakan, diameter bahan, dan juga banyaknya bahan yang digunakan dan terpenting tingkt kesulitan dalam pembuatan
Nah disini saya terlebih dahulu akan membahas mengenai manajemen, Menerapkan ilmu manajemen dalam kehidupan sehari-hari tidak dapat Anda praktikkan tanpa mengerti apa itu manajemen. Pengertian ilmu manajemen secara umum wajib Anda pahami agar dapat diimplementasikan dengan baik. Secara umum, manajemen adalah suatu proses di mana seseorang dapat mengatur segala sesuatu yang dikerjakan oleh individu atau kelompok. Manajemen perlu dilakukan guna mencapai tujuan atau target dari individu ataupun kelompok tersebut secara kooperatif menggunakan sumber daya yang tersedia. Dari pengertian tersebut, ilmu manajemen dapat diartikan sebagai kemampuan dalam mengatur sesuatu agar tujuan yang ingin dicapai dapat terpenuhi. Sebetulnya, hal ini sudah sering terjadi di kehidupan nyata. Setiap orang juga pasti pernah mempraktikkan ilmu manajemen secara tidak langsung setiap harinya. Selain itu, manajemen juga dapat diartikan menurut etimologinya. Manajemen berarti sebagai seni mengatur dan melaksanakan, berdasarkan Bahasa Prancis kuno. Manajemen juga dapat diartikan sebagai usaha perencanaan, koordinasi, serta pengaturan sumber daya yang ada demi mencapai tujuan secara efektif dan efisien.
Proses pengelasan pembuatan ranjang
Jika dikaitkan dengan manajemen, di era Corona sekarang ini tidak menyurutkan semangat kakak saya untuk tetap mengembangkan usahanya, ia selalu belajar dan belajar mengenai bagaimana memanaje usahanya agar tetap berjalan dan berkembang sesuai harapan. Dibalik itu semua, ia banyak belajar dari orang-orang terdekatnya yang dirasa memberikan dampak positif bagi ia dn usahanya. Tergolong usaha bengkel yang baru, namun selam bulan ramadhan hingga saat ini pesanan demi pesanana tetap didapatkannya. Pesanan yang dimaksud seperti: ranjang untuk pasien di Bidan Praktek Mandiri, ranjang dengan berbagai ukuran, trali jendela dengan berbagai macam ukuran, pintu lipat, kerangka motor, service kerangka bak mobil pick-up, pagar, meja, temapat pot bunga, gantungan handuk, jemuran pakaian, service pagar dan masih banyak lagi yang terlalu panjang jika saya ceritakan semuanya hehe. Dalam mengatur bisnis ini, kakak saya harus memiliki mental yang kuat, sabar dan terus berusaha pantang menyerah sebelum berhasil.
Dalam mengembangkan usahanya, beliau harus berinovasi terus menerus terhadap perubahan agar mampu bersaing dengan pengusaha bengkel las lainnya mengingat usaha kakak saya yang umurnya masih sangat belia. Dalam hal ini inovasi yang perlu dilakukan yaitu, kakak saya menawarkan harga yang sedikit lebih murah dari harga pasaran namun ia memberikan barang dengan kualitas yang baik namun tetap menyesuaikan dengan profit yang akan ia peroleh dibalik pengorbanan yang ia berikan untuk konsumennya. Kejujuran terhadap konsumen merupakan hal yang paling penting baginya, mengingat untuk menjaga kesan pertama kali kepada konsumen agar tidak kecewa dengan apa yang mereka pesan adalah suatu hal yang harus dibangun dari pertama kali ia membuka usaha ini. Dengan tidak pandang bulu terhadap konusmen, tidak membeda-bedakan konsumen yang mempunyai jenis pekerjaan yang berbeda. Contohnya : tidak boleh menawarkan konsumen yang berpendapatan tinggi dengan harga yang tinggi pula, jadi semua konsumen akan mendapatkan harga yang sama dengan jenis barang yang sama.
Dalam memanaje perubahan di era Corona, Kakak saya belajar dari tempat ia kerja dahulu yaitu di Cina. Jadi untuk mengelola perubahan kamu harus belajar dengan banyak orang dan yang terpenting kamu harus percaya dengan diri kamu sendiri, yakin dengan apa yang kamu lakukan dan jangan terlalu memperdulikan apa yang oranglain katakan tentang kamu. Walaupun terkadang mungkin sesekali kamu perlu mendengarkan pendapat orang lain, namun tetap menyesuaikan dengan apa yang seharusnya kamu pilih untuk kedepannya.
Memimpin perubahan bagi kakak saya adalah suatu hal yang gampang gampang susah, karena untuk saat ini ia adalah pemilik sekaligus pekerja di usahanya mengingat ia masih belajar untuk menjadi orang yang berkarya agar apa yang ia hasilkan selalu bernilai manfaat bagi orang lain. Dalam kesehariannya, ia berusaha menjaga kesehatannya dengan cara beristirahat apabila tubuhnya merasa lelah bekerja dan ia menyalurkan hobinya ditengah-tengah kesibukannya agar tidak mudah stress. Kondisi tubuh sangat berpengaruh terhadap apa yang akan dikerjakan, jadi kamu yang mempunyai pekerjaan yang berbeda sangat dianjurkan untuk mencontoh apa yang dilakukan kakak saya hehehe... “ sebaik baik pekerjaan adalah melakukan hobimu, jadi apabila kamu memilki hobi yang menghasilkan uang itu lebih baik daripada kamu bekerja dengan gaji besar namun kamu merasa tertekan “ kata kakak saya. Perubahan demi perubahan terus dilakukan oleh kakak saya, baik dalam segi keindahan dalam pembuatan pernak pernik prentelan pagar, trali, ranjang dan yang lainnya. Kerapian, keindahan, kecepatan serta ketepatan dalam menghasilkan suatu produk adalah hal yang sangat penting dalam menarik konsumen agar menjadi pelanggan tetap.
Perubahan sumber daya manusia, dalam hal ini kakak saya selalu berupaya untuk menciptakan kompetesi penting dalam dirinya ada 3 yaitu:
Pertama, memiliki kompetensi bisnis yang diasah melalui pengalaman kerja dari orang lain sebelum ia mendirikan bengkel yang kemudian ia kembangkan dengan berbagai inovasi untuk menciptakan hasil yang baik untuk kedepannya.
Kedua, kompetensi hubungan. Dalam hal ini ia membangun hubungan bisnis dengan bekerja sama dengan teman-teman, relawan yang berlatar belakang berbeda agar memilki kemampuan lain yang tidak menutup kemungkinan baginya untuk hanya berkemampuan itu itu saja atau bisa dikatakan monoton.
Ketiga, kompetensi pengembangan bakat. Terkait hal ini kakak saya selalu berusaha agar ia mampu menyalurkan ilmu yang ia miliki agar bermanfaat bagi orang lain dan ia juga belajar ilmu lain diluar kemampuan yang ia miliki sekarang ini selain dunia teknik pengelasan. Hubungan pertemanan, kemampuan bergaul atau humble dengan siapapun sangat berguna dalam proses pengembangan bisnis apapun itu. Kuncinya yaitu kita harus pandai dalam membuat peluang, dengan cara mampu menempatkan diri sebagai pelaku usaha ketika menemui suatu situasi atau sedabg pergi k suatu tempat, misalnya bengkel las milik orang lain. Disana kakak saya berusaha untuk tidak hanya menjadi pengunjung ditempat temannya namun melihat sudut pandang apbila ia menjadi pemilik daribengkel yang sedang ia kunjungi tersebut hehehe...
Apabila dikaitkan dengan perubahan organisasional, untuk meningkatkan efektivitas usahanya ia selalu malatih kemampuan yang diluar kemampuannya. Mengingat kakak saya belum memilki karyawan, semoag saja usahanya bertambah besar dan bisa mempekerjakan karyawan agar dapat membantu pemerintah dalam mengurangi pengangguran ^.^ apabila kondisi usahanya mengalami kemajuan dalam banyaknya pemesanan, mungkin ia akan merekrut karyawan. Untuk usaha bengkel las seperti ini, ia mematok gaji karyawan senilai Rp. 50,000. Wahh lumayan looh sebulan dapat Rp. 1.500.000.
Dalam menyesuaikan dengan kebudayaan masyarakat di lingkungan tempat tinggal, biasanya masyarakat memilih model trali minimalis sesuai dengan kondisi bangunan yang dimiliki masyarakat sekarang. Dengan model yang simpel namun tetap elegan dengan harga yang relatif lebih murah dari pasaran namun tetap melalui penghitunga yang pas agar tidak hanya mengasilkan barang yang bagus namun meiliki kerugian hehehe.
Untuk implementasi perubahan Bengkel Las Karya Mandiri ini, masih seperti yang sebelumnya yaaaa... tetap bersandar pada kejujuran terhadap konsumen mengenai kecocokan harga yang ditawarkan dengan barang yang dihasilkan artinya kedua hal tersebut harus balance. Kekuatan kejujuran adalah hal nomor satu dalam setiap bidang kehidupan, bukan hanya dalam dunia bisnis namun dalam kehidupan sehari hari.
Dokumentasi lainnya:
Service kerangka motor
Pengukuran ranjang bidan praktek
Pagar pesanan yang sudah jadi
Pembuatan tangga 2 lantai di wilayah Curup




Komentar